Archive for » April, 2007 «

April 25th, 2007 | Author: BikPici™

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
  Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
  Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
  Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
  Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
  Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

  Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.
  Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa
  tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam
  menjalani segala sesuatunya.

  Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya
  dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya
  dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus
  mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang
  jauh di dalam dada anda.

  Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada
  keberhasilan anda.

  **************************************************

  Hari Ini.

  Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman bukan
  kritikan. Akan kuhargai setiap detik, menit dan jam, karena
  tak sedetik pun dapat ditarik kembali.

  Hari ini tidak akan kusia-siakan, seperti waktu lalu yang
  terbuang percuma. Hari ini takkan kuisi dengan kecemasan
  tentang apa yang akan terjadi esok.

  Akan kupakai waktuku untuk membuat sesuatu yang kuidamkan
  terjadi. Hari ini aku belajar lagi, untuk merubah diri sendiri.

  Hari ini akan kuisi dengan karya.

  Kutinggalkan angan-angan, yang selalu mengatakan:
  "Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah."

  Jikalau keadaan tetap sama saja, dengan kemurahan-Nya aku
  tetap akan sukses dengan apa yang ada padaku.

  Hari ini aku akan berhenti berkata: "Aku tidak punya waktu"
  Karena aku tahu, aku tidak pernah mempunyai waktu untuk
  apapun. Jika aku ingin memiliki waktu, aku harus meluangkannya.

  Hari ini akan kulalui seolah hari akhirku. Akan kulakukan
  yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai esok.
  Karena hari esok belum tentu ada.

(4m :dudung.net)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

April 08th, 2007 | Author: BikPici™

Mumuuu SubhnaAllah ya…
matanya tulus…
tidak seperti mataku ketika melihat beberapa muslimah ‘bertengger’ di bawah pohon dengan jilbab mencekik leher…
seharusnya.. mataku pun bisa setulus mata si kucing imut ini… tulus untuk bergerak mendekat ke mereka lalu mulai ‘DF’!!!

SubhnAllah yaa…
posisinya teguh… patuh pada apa yg dilihatnya.. tentu saja patuh dengan seseorang yang selama ini memberinya makan…
tidak seperti ku…
kemarin.. ketika ayah menasihati ku "ga usah pergi kemana-mana dulu, nanti sakitnya tambah parah…"
tapi aku?? kembali tidak patuh dgn perintah ayah.. secepat kilat melesat keluar pada saat ayah masuk ke kamar.. maaf kan nit ayah… nit ada ‘wajibat’ yg harus nit tunaikan…

dan sekarang.. aku mendapatkan bayaran atas ketidak patuhan itu… :(

alhamdulillah.. Allah masih sayang sama hambaNya yg lemah ini..

dhoif ya…
terkadang malu sama mereka…
malu sama semut yang tak pernah berhenti bekerja keras..
malu sama burung yang tak pernah lelah mengepak kan sayapnya..
malu sama kucing di atas yg taat dan patuh sama qudwah nya..
hiks…
muhasabah diri…

April 06th, 2007 | Author: BikPici™

Bismillah..

hari ini..
banyak hal yg didapat..
dari sebuah pengorbanan.. berbagi.. dan belajar…
jazakumulloh khiron jaza’..
u/ akhwat LDK yg sudah sejak subuh sibuk membenahi markaz dakwah kita..
u/ kosan ‘biru’ akhwat yg selalu ramai dengan kertas2 yg siap ‘dilempar’ keluar sebagai amunisi bagi yg butuh nutrisi..
u/ akhwat fillah yg sudah berbagi cinta.. ilmu dan pengalaman selama mengarungi sewindu berkecimpung di kaderisasi kampus…
miss cie.. miss tie.. miss Lin.. miss yie.. miss lie.. miss nie..
1 kata.. subhnaAllah!!!
terutama u/ miss pooh..
luv u miss…
big thx deh..
banyak ilmu yg didapat.. walo muka sdh membengkak.. tubuh memerah bak udang rebus :p
tapi tekad.. azzam yg kuat.. dan kesehatan ruh yg memulih..
membuat raga kembali bergerak meningkat..
smg.. slalu dlm keadaan begini..
karena diam berarti mati!

(berjuang menulis walau nafas tersengal karena suhu tubuh semakin meningkat dan semakin ghirohnya bintik2 merah ini memenuhi sekujur tubuhku.. )

/me hunting DOGAN.. ^_^ katanya bisa ngilangin si bintik merah ini dari tubuhku…. ada yg jual dogan??

April 05th, 2007 | Author: BikPici™

Apa aku seorang Ikhwah

“Hei… aku sudah ikut mentoring”

“Aku sudah liqo”

“Aku sudah tarbiyah”

“Aku adalah ikhwah”

Mengapa kau bangga menyebut dirimu
sebagai seorang ikhwah?

Padahal kelakuanmu tak ubahnya sampah..

Boro-boro shalat tahajud

Shalat wajib pun kau malas mengerjakannya

Lalu bagaimana dengan shalat berjama’ah?

Ah, serasa mimpi saja

Apalagi untuk sekedar membaca surat cintaNya

Huh… enakan baca novel, cerpen, atau komik

Lebih asyik dan menghibur

Daripada membekali diri dengan buku-buku
islami

Benarkah engkau sudah tarbiyah

Kalau dengan lawan jenis kau begitu tak
terjaga

Matamu berkeliaran, entah kemana hatimu

Saat ada tangan lembut seorang wanita
yang tersodor kepadamu

Engkaupun menyambutnya dengan hangat
dengan dalih agar ke’ikhwahan’ mu tidak
turun derajatnya

Kau begitu pemilih dalam berdakwah

Mana yang bisa kau jadikan tempat
penghidupan

Padahal justru dakwahlah yang harus kau
hidupkan

Kau begitu pemilih dalam dakwah

Betapa nikmatnya bertaushiyah dengan
sang lawan jenis

Lagi-lagi dengan dalih dakwah

Padahal entah berapa banyak
teman-temanmu sejenis yang lebih
membutuhkan bimbinganmu

Bukanlah seorang ikhwah, orang yang
tidak terjaga lisannya.

Bukan pula seorang ikhwah, orang yang
tak bisa menjaga mata dan hatinya

Dari yang diharamkan Allah…

Bukanlah seorang ikhwah, orang yang
begitu mudah mengeluh

Padahal ia memiliki Allah sebagai Pembelanya

Apakah pantas engkau mengaku sebagai
seorang ikhwah

Padahal akhlaqmu begitu jauh dari akhlaq
yang sesuai dengan perintahNya?

Benarkah engkau seorang ikhwah

Padahal engkau begitu malas beribadah
kepadaNya?

Sekali lagi, kutanya kepadamu

ikhwah kah dirimu?

Padahal amalanmu begitu ternoda dengan
tujuan duniawi

Tiada sedikitpun engkau beramal kecuali
mengharap pujian dan balasan dari manusia

Tidakkah engkau malu telah berbuat
begitu, wahai engkau yang mengaku
sebagai ikhwah?

Apa yang kau lakukan saat ini?

Ketika orang lain tengah berpeluh karena
berdakwah

Dan yang lainnya begitu letih meyeru
kebaikan

Apa yang sudah kau lakukan?

Menjadi komentator dakwah

Atau turut melaju bersama putarannya?

Lalu, wahai orang yang mengaku dirinya
sebagai ikhwah

Dimana engkau telah kubur hatimu?

Hei, sadarlah! Bangunlah!

Sebelum ajal menjemputmu sobat…

Bch2_1masih mo ngaku ikhwah?? jika hati mu tetap keras membatu ketika melihat
betapa perihnya luka yg goreskan yahudi terlaknat pada saudara2kita nan
jauh di sana dan kau pun tak tergerak sedikit pun u/ membantu mereka???

ayyuhal yaa ikhwah…
bangkitlah… sambut seruan itu..

Bch1masih sibuk kah kita dgn hal2 yg tidak bermanfaat?? sibuk mempercantik diri?? sibuk menyombongkan diri?? sibuk mengomentari hal2 baik yg org lakukan?? sibuk dgn hal2 yg membuat mu semakin jauh dari petunjukNYA?..

tidak malukah kita melihat bocah tangguh di atas?? betapa tekadnya sekuat baja u/ menghancurkan musuh2 Allah yang lebih besar badannya dari pada dia… malukah kita?? yg saat ini masih bersantai-santai menikmati waktu luang yg termanfaatkan hanya dgn satu kata.. MAKSIAT!!

pantaslah… kenapa negeri kita diberi ujian sebegini pedih…

manusia2 tak bersalah pun menjadi korban dari hasil kemaksiatan yg kita lakukan…

na’udzubillah…. tsumma na’udzubillah…

menangislah… jika tetap tak bisa menangis karena kesulitan saudara.. maka menangislah u/ kerasnya hati ANDA!!!

kembalilah… sesungguhnya.. Allah lah tempat sebaik-baik kembali…

(-nasihat dr seorg shbt di sana…. yg jg berjuang u/ saling mengingatkan melalui postingannya di buletin- jazkllh!!)