Archive for » December, 2008 «

December 30th, 2008 | Author: BikPici™

Bismillah..

alhamdulillah, masih diberi Allah kelapangan ruang untuk menulis, menyemburkan rinai kata di pos jaga saya, *lirik postingan terakhir*.. ughh.. melow banget yak. yo wislah, lupakan masa-masa itu..

kabar baik buat saudara sehati yang dengan keikhlasan jiwanya menampung  kesah saya, yang mau cape-cape baca tulisan melow saya.. bahwa fase sulit itu telah terlewati, walau harus dipecut berjuta kali oleh PWM (PandaWuriAmel). paling tidak, saya sudah berusaha untuk menyelesaikannya, walau tidak dengan cara yang terbaik. alhamdulillah Allah masih begitu sayang, NOL KILOMETER dihargai nya dengan kasih tak bertepi.. dan harus saya manfaatkan untuk bangkit dan kembali bergerak. more…

December 12th, 2008 | Author: BikPici™

Tema tulisan saya akan tetap melow sampai kondisi hati saya membaik, jadi harap maklum saja yah. sekarang saya akan mengajak pembaca untuk menggapai kebahagiaan. yuukk..

Tidak ada hal yang lebih bahagia saat kita bisa menjadi diri kita sendiri. saat kita tetap bisa ketawa haha hihi pake bahasa Palembang di tengah orang Turki, saat kita bisa menulis dengan bebasnya tanpa takut dicela atau dijudge orang sebagai manusia aneh atau apapun, saat kita bisa mengeksplore semua kemampuan kita tanpa batasan, saat kita bisa menyuarakan aspirasi lalu didengarkan.. dan.. dan.. dan.. dan saat kita bisa menaklukkan diri kita sendiri! maka kebahagiaan telah diraih! more…

Category: terus bergerak  | 12 Comments
December 12th, 2008 | Author: BikPici™

Bismillah..
Beberapa hari begitu “sepi”, semua berputar mengingatkan saya akan parade sketsa yang dulu saya jalani. indah, hangat dan begitu menyenangkan. ingin rasanya kembali seperti dulu, tapi saya kembali ingat, bahwa ini adalah pilihan saya, dan saya harus belajar menghargai dan konswekensi dengan pilihan yang saya ambil. tidak ada yang perlu disesali, toh hanya membuat saya menjadi insan yang kufur.

Allah begitu sayang akan diri ini. bermiliar kali dihantam dengan bertubi-tubi “palajaran” yang harus saya hadapi dan selesaikan. inilah cara Allah mendidik saya.

Kalian tau? beberapa hari ini, setelah menjalankan kewajiban rutinitas di luar rumah, saya lebih memilih untuk mengurung diri di kamar. more…

Category: Episode Sepi  | 10 Comments